Hot Topics

John Herdman Akui Sakit Usai Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria di FIFA Series 2026

Kekalahan Timnas Indonesia dari Bulgaria pada ajang FIFA Series 2026 meninggalkan kekecewaan mendalam bagi pelatih John Herdman. Meski menilai skuad Garuda tampil cukup baik, Herdman tetap mengaku sakit hati karena hasil akhir tidak mencerminkan usaha tim di lapangan.

Setelah memulai debutnya bersama Timnas Indonesia dengan kemenangan, John Herdman harus lebih cepat merasakan kekalahan. Hanya berselang tiga hari dari laga pertamanya yang berakhir manis, pelatih asal Kanada itu langsung menghadapi hasil pahit saat Indonesia takluk dari Bulgaria.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Herdman tetap melihat sejumlah hal positif dari penampilan anak asuhnya. Menurut dia, Timnas Indonesia mampu bermain secara kolektif, menunjukkan kekuatan fisik, serta tampil dengan identitas permainan yang jelas.

Herdman menegaskan bahwa timnya sebenarnya sudah bermain pada level yang cukup baik. Namun, ia mengakui hasil akhir tetap harus diterima, meski terasa menyakitkan karena Indonesia dinilai hanya kurang sedikit keberuntungan untuk mengubah jalannya pertandingan.

Ia juga memberikan ucapan selamat kepada Bulgaria atas kemenangan yang diraih. Meski demikian, rasa kecewa tetap tidak bisa disembunyikan, terlebih karena Indonesia dianggap mampu memberi perlawanan sepanjang laga.

Menurut Herdman, Bulgaria cukup dominan dalam mengatur ritme pertandingan. Meski begitu, ia optimistis kekalahan ini akan menjadi bagian dari proses perkembangan Timnas Indonesia ke depan.

Sebelumnya, dalam wawancara di tepi lapangan setelah pertandingan berakhir, Herdman menyoroti permainan agresif timnya yang mampu menekan pertahanan Bulgaria. Ia menilai Indonesia tampil berani dan mampu menjaga koneksi antarlini dengan baik, terutama saat menyerang.

Pelatih berpengalaman yang pernah menangani tim nasional putri Selandia Baru dan Kanada itu juga menyinggung faktor keberuntungan yang belum berpihak kepada skuad Garuda. Indonesia tercatat memiliki dua peluang emas yang membentur mistar, sementara satu-satunya gol Bulgaria lahir dari titik penalti yang dinilainya cukup ringan.

Herdman mengatakan bahwa melawan tim Eropa dengan tradisi kuat seperti Bulgaria menjadi ujian penting bagi Indonesia. Dalam pandangannya, tim Merah Putih mampu menunjukkan identitas permainan yang solid dan bahkan mengontrol laga hingga area sepertiga akhir lapangan.

Pada fase akhir pertandingan, ia juga melihat potensi dari sejumlah pemain, termasuk Beckham dan Dony Tri, yang dinilai masih punya ruang besar untuk berkembang. Karena itu, Herdman memastikan tim pelatih akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kualitas permainan Timnas Indonesia.

Meski kekalahan dari Bulgaria terasa menyakitkan, Herdman menilai laga ini tetap memberi tanda kemajuan bagi Timnas Indonesia. Baginya, performa tim menjadi modal penting untuk melangkah lebih baik pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Tags :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News