JAKARTA – Badan Pengurus (Exco) PSSI secara resmi mengangkat John Herdman sebagai pelatih kepala tim nasional sepak bola Indonesia, Sabtu (3/1). Pelatih asal Inggris itu mendapat kontrak jangka panjang dengan misi utama membawa Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Pengumuman ini mengakhiri proses pencarian pelatih yang berlangsung sejak PSSI tidak memperpanjang kontrak Shin Tae-yong. Herdman, 49 tahun, dipilih setelah melalui proses seleksi ketat yang melibatkan analisis mendalam terhadap visi, rekam jejak, dan kesesuaian dengan program jangka panjang Indonesia.
“Berdasarkan keputusan rapat Exco PSSI hari ini, kami menetapkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia senior. Kami yakin dengan pengalaman dan kemampuannya, terutama di bidang pembinaan tim dan pembangunan karakter pemain,” kata Ketua PSSI, Erick Thohir, dalam pernyataan resminya.
Profil dan Rekor Gemilang Herdman
John Herdman bukan nama asing di dunia sepak bola internasional. Prestasi terbesarnya adalah membawa tim nasional Kanada—yang sebelumnya jarang bersinar—kembali ke panggung Piala Dunia setelah 36 tahun absen, tepatnya di edisi 2022 di Qatar.
Sebelum menangani tim senior Kanada, Herdman sukses besar bersama tim nasional putri Kanada, meraih medali perunggu Olimpiade 2012 (London) dan 2016 (Rio de Janeiro). Kemampuannya dalam membangun tim dari fondasi, meningkatkan mentalitas, dan menerapkan taktik disiplin menjadi nilai jual utamanya.
Target Utama
Pada 2026, Herdman dan Timnas Indonesia telah menanti agenda padat. Skuad Garuda akan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Matchday 23–31 Maret 2026. Kemudian dilanjutkan agenda FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November, serta Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026.
Meski telah diumumkan secara resmi, tapi PSSI belum mengungkap secara rinci terkait kontrak Herdman. Beredar kabar, juru taktik asal Inggris itu dikontrak selama dua musim dengan opsi perpanjangan dua tahun.
Meneruskan Fondasi dan Membawa Paradigma Baru
Kedatangan Herdman diharapkan tidak hanya membawa taktik segar, tetapi juga paradigma baru dalam pengelolaan tim nasional, termasuk pendekatan ilmu pengetahuan dan data (data-driven) serta penguatan sisi mental pemain. Dia diyakini mampu meneruskan fondasi yang telah dibangun sebelumnya sekaligus memberikan identitas permainan yang lebih solid.
“Saya sangat antusias dan terhormat mendapat kepercayaan memimpin timnas Indonesia. Ini adalah tantangan yang saya cari. Saya telah mempelajari potensi besar sepak bola Indonesia dan tidak sabar untuk mulai bekerja bersama para pemain yang penuh bakat,” ujar John Herdman, seperti dikutip dalam rilis PSSI.
Dengan pengangkatan Herdman, PSSI menegaskan komitmennya untuk mengejar standar internasional. Seluruh mata kini tertuju pada langkah pertama sang pelatih, termasuk pemilihan pemain untuk pemusatan latihan (TC) dan pertandingan-pertandingan uji coba menjelang laga kualifikasi berikutnya.



