Sebanyak 12 jemaah haji asal Jawa Timur dilaporkan wafat di Arab Saudi hingga hari ke-29 pemberangkatan haji melalui Embarkasi Surabaya, Selasa, 19 Mei 2026. Selain itu, satu calon jemaah haji lainnya meninggal dunia saat masih menjalani perawatan kesehatan di Tanah Air.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa total jemaah yang wafat selama proses pemberangkatan haji tahun ini mencapai 13 orang.
“Jemaah yang meninggal di Madinah dan Makkah ada 12 orang. Kemudian di embarkasi ada satu yang meninggal sehingga total 13 orang,” kata Anam.
12 Jemaah Haji Jawa Timur Wafat di Madinah dan Makkah
Para jemaah haji yang meninggal dunia di Arab Saudi berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur. Mereka tergabung dalam beberapa kelompok terbang atau kloter Embarkasi Surabaya.
Berikut daftar 12 jemaah haji Jawa Timur yang wafat di Tanah Suci:
- Kamariyah Dul Tayib, 85 tahun, Kloter 8 Pasuruan.
- Abd Wachid, 71 tahun, Kloter 7 Pasuruan.
- Fajar Puja Sasmita, 53 tahun, Kloter 11 Kota Malang.
- Sibiatun Saji, 72 tahun, Kloter 33 Lamongan.
- Mustika Rajim D, 75 tahun, Kloter 47 Gresik.
- Suyono Reso, 58 tahun, Kloter 62 Jombang.
- Dumaiyah Gopur, 67 tahun, Kloter 6 Pasuruan.
- Asraf Sudam, 65 tahun, Kloter 1 Probolinggo.
- Tarni Talikah Kastamun, 66 tahun, Kloter 55 Sidoarjo.
- Samanu Linggan, 85 tahun, Kloter 16 Kabupaten Malang.
- Ngatiyah Marijo, 62 tahun, Kloter 91 Kabupaten Jember.
- Mat Sahid, 79 tahun, Kloter 30 Kabupaten Lamongan.
Sementara itu, satu calon jemaah haji yang meninggal dunia di Indonesia adalah Tini Atmin, 56 tahun, dari Kloter 43 Gresik. Ia wafat akibat sakit jantung saat menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya.
Embarkasi Surabaya Pastikan Badal Haji Tetap Dilakukan
Anam memastikan bahwa seluruh jemaah yang wafat tetap akan memperoleh hak pelaksanaan ibadah haji melalui mekanisme badal haji.
“Nanti tetap dilaksanakan badal haji sehingga kuota hajinya tetap terpenuhi,” ujar Anam.
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga jemaah haji Jawa Timur yang meninggal dunia selama proses ibadah haji.
“Kami turut menyampaikan duka mendalam. Semoga amal ibadah para jemaah diterima Allah SWT dan keluarga diberikan ketabahan,” katanya.
10 Calon Jemaah Masih Tunda Berangkat
Selain laporan jemaah wafat, Embarkasi Surabaya juga mencatat masih ada 10 calon jemaah haji yang mengalami penundaan keberangkatan.
Mereka terdiri dari empat jemaah sakit, dua pendamping, serta empat jemaah lain yang masih menjalani observasi kesehatan.
“Yang tunda berangkat tetap 10 orang, di antaranya karena hamil, amnesia, jantung, dan cuci darah,” kata Anam.
Penundaan keberangkatan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan calon jemaah benar-benar memenuhi syarat sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Embarkasi Surabaya Telah Berangkatkan 40.207 Jemaah
Hingga hari ke-29 operasional haji, Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 40.207 jemaah dan petugas ke Arab Saudi.
Jumlah tersebut mencapai sekitar 91 persen dari total rencana pemberangkatan haji musim 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, yakni sebanyak 44.080 orang.
Anam menyebut proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya sejauh ini berjalan lancar dan terkendali.
“Alhamdulillah operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya berjalan lancar dan kondusif,” pungkasnya.
Meta description: Sebanyak 12 jemaah haji asal Jawa Timur wafat di Arab Saudi hingga hari ke-29 pemberangkatan haji Embarkasi Surabaya. Satu calon jemaah meninggal di Tanah Air.



