Kabar gembira bagi para penikmat kopi dan matcha. Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa kafein, yang selama ini kerap menjadi perdebatan, justru memiliki manfaat bagi kesehatan jantung. Namun, para ahli mengingatkan ada satu syarat utama yang tidak boleh diabaikan.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Ardian Rizal, SpJP, (K), FIHA, menjelaskan bahwa temuan ini berasal dari sebuah jurnal ternama di bidang aritmia dengan jumlah partisipan terbesar. Hasilnya cukup mengejutkan.
“Ada satu penelitian menarik, di salah satu jurnal aritmia terbesar, ternyata mengonsumsi kafein, satu sampai tiga cangkir per hari menurunkan risiko atrial fibrilasi,” ungkap dr Ardian, seperti dikutip dari detikHealth.
Apa Itu Fibrilasi Atrium?
Fibrilasi atrium (AF) adalah gangguan irama jantung yang ditandai dengan denyut tidak beraturan dan cepat. Kondisi ini membuat aliran darah menjadi tidak efisien, yang dapat memicu gejala seperti jantung berdebar, lemas, dan sesak napas. Lebih berbahayanya lagi, AF dapat meningkatkan risiko stroke dan gagal jantung di kemudian hari.
Bukan Kafeinnya, Melainkan “Lawan Mainnya”
Meskipun kafein terbukti bermanfaat, dr Ardian memberikan catatan penting. Manfaat ini bisa hilang jika cara penyajiannya tidak tepat. Justru, bahan-bahan tambahan yang sering kita campurkan ke dalam kopi atau matcha-lah yang menjadi biang keladi masalah kesehatan.
“Yang harus kita sadari sebenarnya bukan kafeinnya, tapi bahan sampingannya. Sebagai contoh, mungkin kita tahu minuman-minuman yang terkenal itu kopinya sedikit, tapi gulanya banyak. Itu yang jadi masalah,” tegasnya.
Dokter yang berpraktik di beberapa rumah sakit Jakarta ini menekankan bahwa kafein dalam batas wajar itu aman dan malah baik untuk jantung. Sumber kafein tidak hanya dari kopi, tetapi juga bisa didapatkan dari matcha, coklat, dan teh.
Tips Aman Konsumsi Kafein
Agar kafein memberikan manfaat optimal bagi tubuh, terutama jantung, perhatikan dua hal berikut:
- Batasi Gula dan Susu: Hindari menambahkan gula, krimer, atau sirup secara berlebihan. Nikmati kopi atau matcha dengan rasa autentiknya atau dengan sedikit pemanis alami.
- Perhatikan Waktu Minum: Konsumsi kafein sebaiknya tidak dilakukan di atas jam 5 sore. Hal ini penting untuk menjaga kualitas tidur. Gangguan tidur akibat kafein justru dapat berdampak negatif pada kesehatan jantung dalam jangka panjang.
“Konsumsinya jangan di bawah jam 5 sore. Kan anak muda sekarang nongkrong, ngopi, itu di waktu tersebut, bisa mengganggu kualitas tidur,” jelas dr Ardian.
Dengan demikian, pesan utama dari para ahli adalah untuk tidak serta-merta menyalahkan kafein. Selama dikonsumsi dalam batas aman (1-3 cangkir per hari) dan tanpa tambahan gula berlebih, secangkir kopi atau matcha bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat untuk jantung.
(naf/naf)

