Jakarta – Kiper Tim Nasional Indonesia, Maarten Paes, akhirnya merasakan debutnya yang dinanti bersama raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. Tampil penuh selama 90 menit di Johan Cruijff ArenA, Paes langsung menjadi pusat perhatian dengan aksi heroiknya, meski laga melawan N.E.C. Nijmegen harus berakhir imbang 1-1 pada Minggu (22/2/2026) dini hari WIB.
Paes mendapat kepercayaan tampil sebagai starter setelah kiper utama Ajax, Vitezslav Jaros, mengalami cedera parah. Kepindahannya dari FC Dallas pada awal Februari lalu langsung dibayar dengan kesempatan emas di laga penting Eredivisie ini.
Aksi Krusial dan Debut yang Solid
Sepanjang pertandingan, Paes menunjukkan kualitasnya dengan mencatatkan tujuh penyelamatan (save). Penampilannya dimulai dengan tenang, namun baru benar-benar diuji di babak kedua. Gawangnya akhirnya kebobolan pada menit ke-57. Bermula dari sepak pojok, terjadi kemelut di kotak penalti yang dimanfaatkan dengan baik oleh Darko Nejasmic untuk menyamakan kedudukan.
Namun, momen puncak Paes terjadi di masa injury time. Dengan laga hampir berakhir, ia melakukan penyelamatan krusial dengan menepis bola sundulan keras dari pemainnya sendiri, Ahmetcan Kaplan, yang nyaris menjadi gol bunuh diri. Aksi refleks itu memastikan Ajax pulang dengan satu poin.
Sebelumnya, Ajax sempat unggul lebih dulu lewat gol Mika Godts di menit ke-39. Tim tuan rumah juga sempat diuntungkan ketika gol Sami Ouaissa untuk NEC dianulir VAR karena offside pada menit ke-24.
Dampak Instan bagi Ajax dan Persaingan Papan Atas
Hasil imbang ini membuat Ajax tertahan di peringkat keempat klasemen Eredivisie dengan koleksi 43 poin. Mereka hanya kalah selisih gol dari NEC yang justru berada di posisi ketiga. Satu poin ini terasa pahit, tetapi penampilan impresif Paes di laga debutnya menjadi secerca cahaya bagi suporter Ajax.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, debut Paes ini menjadi tontonan yang membanggakan. Performa gemilangnya membuktikan bahwa kiper utama Timnas Garuda ini siap bersaing di level tertinggi Eropa. Penampilannya melawan NEC akan menjadi modal berharga untuk laga-laga Ajax berikutnya dan tentunya untuk memperkuat Indonesia di ajang internasional.

