Penelitian terbaru mengungkapkan fakta mengejutkan: minuman berlemak tinggi seperti kopi atau teh yang dicampur dengan krim dan gula yang sering dinikmati saat liburan ternyata dapat menghambat penyerapan kalsium, mineral kunci untuk tulang kuat. Temuan ini membuka wawasan baru tentang interaksi antara pola makan musiman dan kesehatan tulang jangka panjang.
Periset dari Florida Atlantic University dan University of Georgia melakukan studi unik untuk menguji efek natrium alginat, senyawa turunan rumput laut yang digunakan sebagai pengental dalam banyak produk makanan. Senyawa ini diklaim dapat mengurangi penyerapan lemak dalam tubuh.
Dalam penelitian yang dipublikasikan di The American Journal of Clinical Nutrition ini, partisipan diminta mengonsumsi minuman berlemak tinggi seperti kopi atau teh yang diberi tambahan krim dan gula dengan atau tanpa penambahan natrium alginat.
Hasilnya, seperti dijelaskan oleh Dr. Bahram H. Arjmandi, ketua tim peneliti, memang menunjukkan bahwa natrium alginat berhasil mengurangi penyerapan lemak. Namun, temuan lain yang justru lebih krusial muncul: senyawa ini ternyata juga secara signifikan mengurangi penyerapan kalsium hingga sekitar 30%.
“Ini adalah penemuan penting, terutama bagi kelompok yang sudah berisiko osteoporosis, seperti wanita pascamenopause,” jelas Dr. Arjmandi. Kalsium adalah fondasi utama kepadatan tulang. Jika penyerapannya terus terganggu, terutama ketika dikonsumsi bersamaan dengan makanan berlemak tinggi yang umum saat liburan, dapat berpotensi mempercepat pengeroposan tulang.
Para ahli menggarisbawahi bahwa riset ini bukan larangan untuk menikmati minuman favorit. Kunci utamanya adalah moderasi dan timing. Ahli gizi Katherine Patton, RD, LD menyarankan untuk tidak menjadikan minuman tinggi lemak dan gula ini sebagai konsumsi harian. “Nikmati sesekali dalam porsi wajar, dan pastikan asupan kalsium harian dari sumber lain seperti susu, yogurt, keju, atau sayuran hijau tercukupi dengan baik,” sarannya.
Tips Praktis Menjaga Tulang Tetap Kuat di Musim Liburan:
- Jaga Keseimbangan: Jika menikmati minuman tinggi lemak, pastikan waktu makan lainnya kaya akan kalsium dan vitamin D.
- Pilih Alternatif: Pertimbangkan opsi yang lebih ramah tulang, seperti latte dengan susu rendah lemak atau teh dengan sedikit madu.
- Tetap Aktif: Aktivitas fisik seperti berjalan kaki atau latihan beban ringan dapat membantu mempertahankan kepadatan tulang.
- Waspadai Risiko: Kelompok lanjut usia, wanita pascamenopause, dan individu dengan riwayat osteoporosis perlu lebih perhatian terhadap temuan ini.
Kesimpulan:
Riset ini memberikan peringatan penting untuk tidak hanya fokus pada kandungan lemak atau gula, tetapi juga pada interaksi nutrisi dalam tubuh. Menikmati suasana liburan boleh saja, namun menjaga kesehatan tulang dengan pola makan seimbang harus tetap menjadi prioritas sepanjang tahun.



