Austin, Texas – Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama gagal menyelesaikan balapan Moto3 Amerika 2026 setelah mengalami kecelakaan di Circuit of The Americas (COTA), Austin, pada Senin (30/3) dini hari WIB. Sementara itu, Guido Pini keluar sebagai juara usai pertarungan sengit hingga tikungan terakhir.
Veda Ega Pratama yang membela Honda Team Asia memulai balapan dari posisi keempat. Pada fase awal lomba, ia masih mampu mempertahankan tempatnya di barisan depan. Namun, menjelang lap kedua, posisinya mulai turun hingga berada di urutan ketujuh.
Memasuki lap berikutnya, Veda kembali kehilangan beberapa posisi dan sempat berada di urutan kedelapan, tepat di belakang Joel Esteban. Meski demikian, performanya belum benar-benar menurun. Pada lap ketiga, Veda justru mencatatkan waktu lap tercepat, yakni 2 menit 13,844 detik, yang menunjukkan ia masih memiliki peluang bersaing di kelompok depan.
Momentum itu sempat membawanya naik ke posisi kelima pada lap keempat. Veda lalu terlibat duel ketat dengan Valentin Perrone dan Guido Pini dalam perebutan posisi empat besar. Persaingan di rombongan depan berlangsung ketat, tetapi pada lap kelima Veda masih tertahan di posisi keenam.
Insiden kemudian terjadi pada lap kelima. Veda kehilangan kendali motornya dan mengalami high side, sebuah kecelakaan yang membuat pembalap terlempar dari motor akibat daya cengkeram ban yang tiba-tiba kembali. Joel Esteban yang berada tepat di belakang tidak sempat menghindar dan ikut terjatuh setelah menabrak motor Veda yang berada di lintasan.
Kecelakaan tersebut membuat Veda Ega Pratama gagal finis di Moto3 Amerika. Insiden ini sekaligus mengakhiri harapannya untuk meraih poin pada seri di Austin.
Setelah Veda keluar dari balapan, persaingan di barisan depan semakin memanas. Maximo Quiles sempat memimpin lomba hingga pertengahan balapan, dengan Guido Pini terus menempel ketat dari posisi kedua. Selisih waktu antarkeduanya bahkan semakin tipis saat balapan memasuki beberapa lap terakhir.
Tekanan Pini akhirnya membuahkan hasil. Ia berhasil mengambil alih posisi terdepan, sementara Valentin Perrone dan Alvaro Carpe juga ikut menyalip Quiles. Situasi ini membuat perebutan podium berubah drastis dalam waktu singkat.
Dua lap terakhir menjadi panggung duel sengit antara Pini, Perrone, Carpe, dan Quiles. Perrone sempat memimpin, lalu Carpe mengambil alih di lap terakhir. Namun, Perrone kembali merebut posisi pertama pada manuver berikutnya.
Drama sesungguhnya terjadi di tikungan terakhir. Saat Perrone dan Carpe melebar, Guido Pini justru memanfaatkan celah dengan sempurna. Pebalap Italia itu melesat ke depan dan menyentuh garis finis sebagai pemenang. Maximo Quiles menutup balapan di posisi kedua, sedangkan Alvaro Carpe finis ketiga.
Hasil ini membuat Moto3 Amerika 2026 menghadirkan balapan penuh drama, terutama dengan kecelakaan yang menimpa Veda Ega serta duel ketat penentuan juara hingga detik terakhir.



