Hot Topics

Google Gemini Kini Bisa Bikin Lagu, Game, dan Konten Ala Drama Korea, Begini Cara Pakainya

Jakarta – Platform kecerdasan buatan (AI) milik Google, Google Gemini, kini menghadirkan fitur revolusioner yang memungkinkan pengguna menciptakan berbagai konten kreatif mulai dari lagu, game sederhana, hingga konsep acara bergaya drama Korea, cukup dengan mengetikkan perintah teks atau prompt.

Kabar ini diumumkan langsung oleh Manajemen Google Indonesia dalam sebuah acara buka puasa bersama di Jakarta, Jumat (27/2). Inovasi ini dihadirkan untuk merespons tren digital masyarakat Indonesia, terutama selama bulan Ramadan.

Tren “Game Ngabuburit” dan Konten Ramadan Meningkat

Communication Manager Google Indonesia, Feliciana Wienathan, mengungkapkan bahwa warganet Indonesia sangat aktif mencari hiburan kreatif selama Ramadan. Kata kunci seperti “game ngaburit”, “desain ucapan Idul Fitri”, dan “game ramadan” menjadi yang terpopuler di mesin pencarian.

“Tren ini menunjukkan kebutuhan masyarakat akan hiburan dan aktivitas kreatif saat waktu luang, seperti menjelang berbuka atau sahur. Google Gemini hadir untuk mempermudah pengguna memenuhi kebutuhan itu,” ujar Feliciana.

Berikut adalah tiga cara utama memanfaatkan Google Gemini untuk berkreasi:


1. Bikin Game “Ngabuburit Simulator” dengan Fitur Canvas

Ingin membuat game sendiri tapi tidak bisa coding? Fitur Canvas di Google Gemini adalah solusinya. Pengguna cukup mendeskripsikan tema, cara bermain (gameplay), dan tampilan visual yang diinginkan. AI akan langsung merancang prototipe game sederhana yang siap dikembangkan.

Contoh Prompt untuk Membuat Game:

“Buatlah video game dengan tema ‘Ngabuburit Simulator’. Gameplay-nya mencakup berburu bahan-bahan mentah, memasaknya, dan membagikan ‘takjil’ kepada orang lain. Visualnya harus menyenangkan dengan warna-warna cerah dan estetika khas Indonesia. Game ini harus mendukung mode co-op 3 pemain dan menampilkan sebuah perjalanan dengan berbagai level yang tingkat kesulitannya terus meningkat.”

Hasilnya, pengguna akan mendapatkan rancangan game atau prototipe sederhana yang bisa menjadi fondasi untuk pengembangan lebih lanjut.

2. Ciptakan Lagu 30 Detik dengan Model AI Lyria 3

Google juga memperkenalkan model musik generatif terbaru dari Google DeepMind, yakni Lyria 3. Teknologi ini memungkinkan pengguna (minimal berusia 18 tahun) untuk membuat lagu orisinal berdurasi sekitar 30 detik hanya dari teks, foto, atau video.

Fitur ini sangat cocok untuk membuat kartu ucapan Idul Fitri yang dipersonalisasi dengan musik latar. Pengguna tidak perlu repot menulis lirik; cukup tentukan genre, suasana hati, atau kenangan yang ingin diangkat.

Contoh Prompt untuk Membuat Lagu:

“Saya sedang merasa nostalgia. Buatlah lagu untuk ibu saya tentang masa-masa indah yang kami lalui saat kecil dan kenangan akan pisang goreng buatannya. Buatlah lagu afrobeat yang menyenangkan dengan nuansa Afrika yang kental.”

Pengguna juga bisa mengunggah foto atau video sebagai inspirasi. Misalnya, dengan menambahkan prompt: “Gunakan foto-foto ini untuk membuat lagu tentang anjingku Duncan saat mendaki di hutan.”

Aplikasi Gemini kemudian akan menghasilkan trek 30 detik lengkap dengan sampul unik buatan AI (Nano Banana).

3. Bikin Konten Bernuansa Drama Korea

Bagi penggemar budaya Korea, Google Gemini juga bisa membantu merencanakan acara atau konten dengan estetika K-Drama. Fitur ini cocok untuk membuat konsep kreatif, seperti rekomendasi tempat syuting, tema pesta, hingga undangan makan malam.

Contoh Prompt untuk Konten K-Drama:

“Saya ingin mengadakan acara makan malam untuk 10 orang teman dengan nuansa ‘estetika K-Drama’ di Jakarta Selatan. Berikan tiga pilihan restoran yang sesuai dan bantu aku buat draft undangan kreatif untuk dikirim ke grup chat kami.”

Fitur ini akan memberikan ide dan konsep matang yang bisa langsung dieksekusi pengguna.

Teknologi yang Dekat dengan Budaya Lokal

Google menegaskan bahwa pengembangan Gemini selalu mempertimbangkan konteks lokal, termasuk budaya Ramadan dan subkultur digital di Indonesia. Feliciana berharap teknologi AI generatif ini tidak hanya menjadi alat hiburan, tetapi juga membantu masyarakat menciptakan konten personal yang bermakna.

“Dengan AI, membuat lagu untuk orang tersayang atau mendesain game bertema Ramadan kini bisa dilakukan siapa saja dengan mudah,” tutupnya.

Tags :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News