Hot Topics

Minuman Herbal untuk Stamina Tubuh, Apa Saja?

Minuman herbal untuk stamina tubuh banyak dicari masyarakat karena dianggap lebih alami dan mudah dibuat di rumah. Di Indonesia, konsumsi jamu juga dikenal sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk menjaga kebugaran tubuh. Kementerian Kesehatan menyebut jamu dapat dimanfaatkan untuk membantu menjaga kebugaran, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mendukung kualitas kesehatan masyarakat.

Meski begitu, minuman herbal bukan pengganti pola hidup sehat. Stamina tubuh tetap sangat dipengaruhi oleh tidur yang cukup, asupan bergizi, olahraga, dan pengelolaan stres.

Pilihan Minuman Herbal untuk Stamina Tubuh

1. Jahe Hangat

Jahe menjadi salah satu bahan herbal yang paling mudah ditemukan. Minuman jahe hangat kerap dikonsumsi untuk membantu tubuh terasa lebih nyaman, terutama saat cuaca dingin atau badan mulai tidak fit.

Menurut National Center for Complementary and Integrative Health, jahe telah banyak diteliti untuk beberapa keluhan, seperti mual dan muntah. Jahe juga relatif aman digunakan secara oral dalam banyak penelitian, meski tetap dapat menimbulkan efek samping seperti nyeri perut, mulas, diare, atau iritasi mulut dan tenggorokan pada sebagian orang.

2. Kunyit Asam

Kunyit asam juga populer sebagai minuman herbal tradisional. Kandungan kurkumin pada kunyit dikenal memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi. Karena itu, kunyit sering dikaitkan dengan pemulihan tubuh setelah beraktivitas.

Kemenkes mencatat kunyit kerap digunakan sebagai bahan utama jamu kunir asam yang dicampur dengan asam, temulawak, jeruk lemon, gula, dan sedikit garam. Jamu ini secara tradisional dikenal sebagai minuman penyegar tubuh.

Namun, konsumsi kunyit tetap perlu wajar. NCCIH menyebut kunyit atau kurkumin oral umumnya aman dalam jumlah yang direkomendasikan untuk jangka pendek, tetapi dapat menimbulkan efek seperti mual, muntah, refluks asam, sakit perut, diare, atau sembelit.

3. Beras Kencur

Beras kencur sering dikonsumsi setelah tubuh terasa pegal atau lelah. Minuman ini dibuat dari beras, kencur, dan beberapa rempah tambahan seperti jahe, kunyit, kapulaga, atau asam kawak.

Dalam catatan Kemenkes, beras kencur secara tradisional dipercaya membantu tubuh terhindar dari rasa sakit dan nyeri setelah bekerja terlalu keras. Minuman ini juga dikenal sebagai salah satu jamu favorit karena rasanya segar dan mudah diterima banyak orang.

Teh Hijau dan Ginseng Juga Bisa Jadi Pilihan

4. Teh Hijau

Teh hijau dapat menjadi pilihan bagi orang yang membutuhkan minuman ringan dengan kandungan kafein lebih rendah dibanding kopi. Kafein dalam teh hijau dapat memberi efek segar, tetapi tetap perlu dibatasi, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.

NCCIH menyebut teh hijau yang diminum sebagai minuman pada orang dewasa tidak dilaporkan memiliki masalah keamanan besar, tetapi teh hijau tetap mengandung kafein. Suplemen ekstrak teh hijau juga dapat menimbulkan efek samping seperti mual, sembelit, nyeri perut, dan peningkatan tekanan darah.

5. Ginseng

Ginseng kerap dipromosikan untuk membantu mengurangi lelah dan mendukung performa tubuh. Namun, klaim ini perlu ditulis hati-hati karena bukti ilmiahnya belum sepenuhnya kuat.

NCCIH menyebut sejumlah penelitian menunjukkan ginseng Asia mungkin memberi efek kecil terhadap kelelahan umum, tetapi tidak semua riset sepakat. Lembaga yang sama juga menyebut sebagian besar penelitian menunjukkan ginseng Asia tidak meningkatkan performa atletik.

Cara Aman Mengonsumsi Minuman Herbal

Minuman herbal sebaiknya dikonsumsi secukupnya dan tidak berlebihan. Hindari menambahkan terlalu banyak gula agar manfaatnya tidak tertutup oleh risiko konsumsi gula berlebih.

Orang yang sedang hamil, menyusui, memiliki penyakit kronis, atau rutin mengonsumsi obat sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum minum herbal tertentu. Beberapa bahan herbal dapat berinteraksi dengan obat dan menimbulkan efek yang tidak diinginkan.

Untuk produk jamu atau herbal kemasan, masyarakat juga perlu memastikan produk terdaftar resmi. BPOM menyediakan kanal pengecekan produk teregistrasi, termasuk obat tradisional, jamu, obat herbal terstandar, fitofarmaka, dan suplemen kesehatan.

Kesimpulan

Minuman herbal untuk stamina tubuh bisa menjadi pendamping gaya hidup sehat, terutama jahe hangat, kunyit asam, beras kencur, teh hijau, dan ginseng. Namun, manfaatnya tidak boleh dilebih-lebihkan.

Agar stamina tetap terjaga, konsumsi herbal perlu dibarengi tidur cukup, makan bergizi, olahraga rutin, dan pemeriksaan kesehatan bila tubuh sering lemas tanpa sebab jelas.

Tags :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News