Waspada, 7 Tanda Utama Tubuh Terlalu Banyak Konsumsi Garam

SuratNews.ID | Garam adalah bahan makanan yang tidak bisa kita hindari, karena tanpa garam makanan akan berasa kurang. Sampai saat ini garam memang dianggap sesuatu hal yang buruk bagi kesehatan tubuh sebagian orang, karena mengkonsumsi terlalu banyak garam melalui makanan bisa berbahaya bagi kesehatan secara keseluruhan.

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam International Journal of Epidemiology mengungkapkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak garam melalui makanan dapat berbahaya bagi kesehatan secara keseluruhan.

Namun garam adalah mineral yang sangat penting dalam tubuh, penting untuk menjaga keseimbangan cairan, membawa impuls saraf, dan mendukung kontraksi otot yang tepat. Maka dari itu, kita perlu untuk terus memeriksa seberapa banyak konsumsi garam dalam tubuh kita.

Menurut pedoman diet terbaru, American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk membatasi asupan garam maksimal adalah 2.300 miligram natrium (satu sendok teh) per orang per hari.

Karena apabila terlalu banyak garam yang ada dalam tubuh juga akan menimbulkan beberapa penyakit. Nah, berikut tanda-tanda utama pada tubuh yang perlu diwaspadai apabila terlalu banyak mengkonsumsi garam.

  1. Merasa haus secara terus-menerus

Dalam sebuah jurnal Current Biology tahun 2016 diterangkan bahwa ketika kamu terlalu banyak mengkonsumsi garam, konsentrasi darah akan mulai naik, otak dan ginjal akan bekerja untuk memulihkan agar tetap terjadi keseimbangan dalam tubuh.

Hormon antidiuretik diaktifkan sehingga tubuh menahan cairan untuk membantu mengencerkan lonjakan natrium yang terjadi. Kemudian sinyal saraf bekerja untuk meningkatkan sensasi haus.

Untuk mencegah dehidrasi, tubuh biasanya akan mulai merasakan gejala seperti mulut dan kulit menjadi kering. Nah, itulah mengapa kamu selalu merasa haus sepanjang waktu, hal ini merupakan kode dari tubuh agar segera minum untuk merehidrasi sel dalam tubuh.

  1. Terlalu sering buang ar kecil

Sering buang air kecil merupakan tanda umum bahwa kamu mengonsumsi terlalu banyak garam. Sering kali, kamu mungkin merasa sangat ingin bangun di tengah malam hanya untuk buang air kecil.

Dilansir NDTV, sering buang air kecil ternyata juga merupakan sebuah tanda tubuh mengalami beberapa penyakit seperti infeksi saluran kemih (ISK), diabetes tipe 2 dan kandung kemih yang terlalu aktif.

Untuk mengetahui akar permasalahnya, kamu perlu mengecek ke dokter apakah karena konsumsi garam yang berlebihan atau karena adanya penyakit lain yang menyebabkan kamu terlalu sering buang air kecil.

  1. Edema atau pembengkakan

Masih dari sumber yang sama, mengonsumsi terlalu banyak garam dapat menyebabkan pembengkakan di berbagai bagian tubuh. Biasanya pembengkakan sering dirasakan di jari tangan atau disekitar pergelangan kaki.

Pembengkakan ini disebabkan oleh cairan yang berlebihan di jaringan tubuh dan dikenal sebagai edema. Edema diyakini sebagai gejala dari kondisi kesehatan yang mendasar atau tanda bahwa kamu mengonsumsi terlalu banyak garam. Solusi sederhana untuk ini adalah mengurangi asupan garam pada makanan yang kamu makan.

  1. Perut kembung

Makanan asin cenderung dapat menyebabkan kembung. Hal ini disebabkan karena ketika kadar natrium dalam tubuh terlalu tinggi, diikuti dengan kadar cairan yang berlebihan tubuh akan menyeimbangkannya dengan menyebabkan kembung, terutama di area perut.

Sebuah studi baru-baru ini dari Johns Hopkins University tahun 2019, menemukan bahwa diet tinggi sodium (mengonsumsi natrium lebih dari 2.300 mg per hari) dapat meningkatkan kembung sebesar 27% dibandingkan dengan diet rendah sodium seperti Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension).

Selain itu, diet tinggi natrium biasanya juga dapat menyebabkan lebih banyak makanan yang diproses dan lebih sedikit makanan sehat yang kaya serat yang diserap (seperti biji-bijian dan sayuran).

  1. Makanan terasa hambar

Mengkonsumsi terlalu banyak garam tanpa disadari sebenarnya dapat mengubah selera makan, sehingga makanan akan terasa kurang enak atau terasa hambar dari waktu ke waktu.

“Banyak orang mungkin tidak menyadari seberapa banyak kelebihan natrium yang mereka konsumsi dapat menyebabkan terjadinya perubahan atau pengecilan pengecap akibat paparan garam yang berlebihan,” kata Enright, kata Enright, ahli gizi dan pelatih kebugaran di New Jersey, dikutip dari Women’s Health Magazine.

  1. Sering sakit kepala

Apakah kamu sesekali mengalami sakit kepala ringan tanpa penyebab yang jelas? Kemungkinan sakit kepala ini disebabkan oleh dehidrasi. Mengkonsumsi terlalu banyak garam cenderung membuat kamu sakit kepala dalam waktu singkat karena dehidrasi.

Sakit kepala adalah salah satu tanda terjadinya dehidrasi, bahkan walaupun merasa sudah minum cukup air, asupan natrium berlebihan yang ada pada tubuh bisa membuat keseimbangan cairan menjadi rusak.

  1. Tekanan darah menjadi tinggi

Mengkonsumsi makanan tinggi natrium yang berlebihan dapat memainkan peran besar terhadap terjadinya peningkatan tekanan darah pada tubuh. Walaupun garam bukan satu-satunya hal yang dapat memengaruhi tekanan darah, ada faktor lain seperti genetika, stres, berat badan, asupan alkohol, dan tingkat aktivitas fisik juga menjadi faktor penyebabnya.

“Asupan natrium berlebih meningkatkan retensi volume, yang merupakan faktor utama dalam tekanan darah tinggi, atau hipertensi,” Luke Laffin, MD, seorang ahli jantung pencegahan di Klinik Cleveland, mengatakan kepada LIVESTRONG.com.

Natrium yang berlebih dapat menarik cairan dari intra sel ke ekstra sel, hal ini mengerahkan kekuatan pada pembuluh darah. Seiring waktu, tekanan ini dapat menghalangi aliran normal darah dan oksigen ke organ, membuat jantung lebih sulit untuk memompa dan ginjal juga terbebani untuk mengembalikan keseimbangan cairan dan elektrolit, menurut Luke Laffin.

Selain itu, jika terjadi ketidakseimbangan cairan dalam tubuh, natrium bertindak seperti magnet untuk air dan dapat menarik cairan ke aliran darah secara berlebihan. Hal ini dapat merusak lapisan pembuluh darah dari waktu ke waktu, yang menyebabkan pembekuan darah dan membuat Anda berisiko terkena stroke atau serangan jantung.

Nah, tentunya tidak ingin mengalami semua masalah di atas di masa depan. Untuk itu, mulai saat ini, segera kurangi konsumsi makanan dengan kandungan garam yang tinggi, dan gantilah dengan pola makan sehat bergizi seimbang.

sumber : idntimes.com

Ray sekseeh
Author: Ray sekseeh

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *