Beranda Berita Saat Covid-19 ‘Menyerang’ Sekolah Prajurit

Saat Covid-19 ‘Menyerang’ Sekolah Prajurit

0
1

SuratNews.ID | Di tengah optimisme Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menekan penyebaran Sars-Cov2 yang menyebabkan Covid-19, muncul klaster baru. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 1.266 orang yang terinfeksi Covid-19.

Adalah lokasi tersebut di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat. Selain di Secapa, Prajurit yang positif terinfeksi Covid-19 juga terjadi di Pusdikpom Kodiklat AD. Terkonfirmasi 99 personel positif.

Ribuan prajurit tersebut berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Ridwan Kamil meminta masyarakat tak perlu resah. Sebab, orang berlatar belakang militer dianggap memiliki fisik yang kuat dan disiplin yang tinggi dalam melakukan isolasi.

“Masyarakat jangan terlalu khawatir, kalau satu titik apalagi militer itu lebih disiplin dalam lokalisir karantinanya. Mayoritas OTG, hanya 17 dari seribuan sekian (yang positif). Ini mengindikasikan penyembuhan 14 hari di secapa ini bisa berlangsung dengan cepat,” ucap dia.

“Karena yang masuk ke lembaga pendidikan itu adalah orang yang sehat, kuat, masuk virus melalui respiratorinya, sembuhnya juga dari pengalaman Sukabumi (Setukpa) itu hampir 100 persen,” ia melanjutkan.

Menhan Prabowo Subianto Minta Seluruh Prajurit Tes Swab

Menyusul ribuan prajurit terinfeksi Covid-19, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto langsung meminta seluruh jajaran agar dites swab.

Demikian diungkapkan Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Dahnil Anzar Simanjuntak. “Beberapa kali sudah dilakukan (pemeriksaan) dibeberapa unit dan kesatuan, beliau (Prabowo) minta bisa dilakukan secara berkesinambungan dan lebih luas,” kata Dahnil.

Menurut Prabowo, seluruh prajurit wajib mengikuti pemeriksaan swab. Sebab, TNI menjadi ujung tombak memerangi virus asal Wuhan, China ini.

“Terkait dengan hal tersebut, Pak Prabowo meminta ada test swab massal memang kepada seluruh Prajurit TNI, agar semuanya selalu siap sedia menjalankan tugas, apalagi saat ini TNI menjadi salah satu ujung tombak penanganan Covid-19 di lapangan,” katanya.

Gugus Tugas Pastikan Penyebaran Covid-19 di Secapa Terkendali

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan kondisi ribuan prajurit berangsur membaik.

“Yang kita identifikasi kemarin, di sekolah calon perwira angkatan darat, dari 1.261 kasus positif, 17 dirawat di RS Dustira, Cimahi dan kondisi sudah membaik tidak ada yang demam, panas, keluhan batuk minimal,” kata Yuri saat jumpa pers di Gedung BNPB, Jakarta.

Sedangkan, yang lainnya melakukan karantina wilayah dengan baik. Secara ketat, kompleks tersebut juga dikarantina. Tidak diizinkan ada yang masuk dari dalam maupun luar.

Yuri berharap agar masyarakat tidak panik karena sudah ditangani sesuai standar protokol Covid-19 oleh WHO dengan pemantauan yang sangat ketat oleh dinas kesehatan provinsi jawa barat, kota bandung dan Kodam Siliwangi.

Yurianto mengatakan bahwa dari 1.611 kasus baru itu hasil dari test PCR pada 23.609 orang pada 10 Juli 2020. Sehingga total pemeriksaan PCR sampai dengan 2 Juli 2020 sebanyak 1.115.678. Yuri menambahkan tes PCR dilakukan dengan dua metode yaitu real time PCR maupun PCM.

Kasad Andika akan Sampaikan Langsung Perkembangan di Secapa

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa akan membeberkan secara jelas terkait klaster baru Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/7).

“Rekan rekan media, pertama saya sampaikan kehadiran kami di sini, barusan kami melakukan vicon dengan pak Kasad. Petunjuk dari pak Kasad, silakan besok hadir di Secapa dan langsung menanyakan kepada Pak Kasad,” kata Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf. FX Sri Wellyanto di Media Centre Kodam III / Siliwangi, Bandung, Jawa Barat. [rhm]

sumber: merdeka.com

(0)

Ray sekseeh
Author: Ray sekseeh

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here