Berita Penularan Virus Corona Melalui Mata

Penularan Virus Corona Melalui Mata

-

- Advertisment -

SuratNews.id | Beberapa bukti telah menunjukkan bahwa virus penyebab COVID-19 dapat ditularkan melalui mata. Untuk itu para ahli menyarankan orang-orang yang berisiko tinggi harus mengenakan pelindung mata, patuh mempraktikkan jarak sosial dan selalu mengenakan masker.

Orang yang berisiko tinggi tersebut antara lain lansia, mereka yang memiliki penyakit penyerta dan petugas medis.

Ketika berbicara mengenai penularan melalui mata, tidak hanya menyentuh mata yang berpotensi berbahaya. Droplet langsung dari batuk, bersin, dan berbicara dari orang sakit berisiko menularkan virus Corona melalui mata.

Sebuah studi baru yang diterbitkan di jurnal The Lancet meninjau risiko penularan virus jika seseorang menerapkan jarak sosial, mengenakan pelindung wajah atau face shield, masker, dan penutup mata.

Secara khusus, studi tersebut menunjukkan mengenakan pelindung wajah dan kacamata dikaitkan dengan risiko infeksi yang lebih rendah dibandingkan tidak mengenakan penutup mata. Jika mengenakan pelindung mata, risiko turun menjadi 6 persen dari 16 persen.

“Ini adalah rekomendasi saya bahwa jika menangani pasien, kami (tenaga medis) harus mengenakan masker, face shield, dan tetap menjaga kebersihan tangan,” ujar kepala pencegahan infeksi di South Shore Health, dikutip dari ABC News.

Tapi bagaimana jika hanya beraktivitas sehari-hari?

Menurut beberapa studi, adalah ide yang lebih baik jika seseorang mengenakan pelindung mata dan masker, terutama jika memiliki masalah medis yang mendasari atau mengunjungi tempat yang berisiko mendatangkan banyak orang, misalnya supermarket.

“Memakai pelindung mata dalam situasi berisiko tinggi tampaknya lebih bijaksana… Kacamata dapat memberikan perlindungan tambahan,” kata Dr. Vincente Diaz, spesialis imunologi mata dan infeksius, di Yale University School of Medicine.

Sampai saat ini peneliti masih terus mempelajari tentang virus Corona. Dari apa yang diketahui, penyakit tersebut sangat menular dan dapat masuk ke dalam tubuh melalui banyak jalur.

Perlu digarisbawahi pun jika mengenakan pelindung mata atau face shield, langkah-langkah mitigasi transmisi lainnya seperti mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial tetap harus dilakukan.

sumber: detik.com

(0)

admin
Author: admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Franco Morbidelli Raih Kemenangan Kedua

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli tampil gemilang pada balapan MotoGP Teruel 2020.

Alasan Kenapa Tak Boleh Mengonsumsi Makanan yang Sama Setiap Hari

Bagi banyak orang, makanan yang mereka konsumsi setiap hari terutama pada saat sarapan biasanya sama. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang sama ini dilakukan oleh sejumlah orang.

Solusi Alami Ini Dapat Bantu Cegah Osteoporosis

Osteoporosis menyebabkan melemahnya tulang sehingga ada peningkatan risiko patah tulang, bahkan karena aktivitas yang paling tidak intensif seperti bersin, batuk, atau benjolan kecil.

Sisi Religius Mike Tyson

Sisi religius seorang Mike Tyson yang pernah dijuluki Manusia Terjahat di Muka Bumi selalu dijaganya sejak memutuskan memeluk Islam sebelum dijebloskan ke penjara pada 1992.
- Advertisement -

Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan di Rumah Selama Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu, termasuk olahraga. Bagi sebagian masyarakat yang gemar berolahraga diluar rumah, kini harus menyiasati untuk tetap membakar kalori meskipun hanya di rumah saja.

Alasan BLACKPINK Pakai Bahasa Berbeda-beda dalam Dokumenter Light Up the Sky

Dalam film dokumenter "BLACKPINK: Light Up the Sky", gak semua anggota BLACKPINK memakai bahasa Korea atau bahasa Inggris saat berbicara.

Must read

Franco Morbidelli Raih Kemenangan Kedua

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli tampil gemilang pada balapan MotoGP Teruel 2020.

Alasan Kenapa Tak Boleh Mengonsumsi Makanan yang Sama Setiap Hari

Bagi banyak orang, makanan yang mereka konsumsi setiap hari terutama pada saat sarapan biasanya sama. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang sama ini dilakukan oleh sejumlah orang.
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you