Paskibraka Pembawa Baki Masa SBY Kini Jadi Perwira Polisi

SuratNews.ID | Lolos menjadi anggota paskibraka nasional merupakan suatu hal yang sangat membanggakan, termasuk bagi wanita cantik bernama Juana Gita Medinna Janis. Pada 2014 silam ia merupakan salah satu anggota paskibraka nasional.

Wanita yang kerap disapa Juan itu menjadi pembawa baki pada saat pengibaran bendera di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tempaan berupa sikap disiplin, kerja keras, dan latihan telah membentuk Juan menjadi sosok perempuan kuat yang sedang meniti karier baru.

Usai lulus SMA di Sulawesi Utara, Juan membulatkan tekad untuk memasuki Pendidikan Akpol. Kariernya semakin melejit dengan deretan prestasi yang ia raih.

Penasaran dengan kabar terbarunya? Simak rangkuman berikut tentang kabar terbaru paskibraka cantik pembawa baki era SBY.

Anggota Paskibraka Era SBY

Juan Gita Medina Janis merupakan mantan pembawa baki Paskibraka Nasional pada tahun 2014. Saat itu Juan masih menjadi pelajar SMA asal Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Ia menjadi wakil dari seluruh anggota untuk menerima bendera pusaka dari Presiden SBY saat peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesi.

Hingga kini Juan menjadi kebanggaan masyarakat Tomohon dan Tahuna Sangger berkat prestasi yang berhasil ia torehkan. Sementara keluarganya kini menetap di Tahuna Sanger.

Pengalaman Paling Berkesan

Dikutip dari kanal YouTube Indonesian National Police Academy, Juan terlihat semakin memesona seiring bertambahnya usia. Lolos menjadi anggota Paskibraka nasional mewakili Provinsi Sulawesi Utara tak pernah terbesit di benaknya. Apalagi dipilih menjadi pembawa baki pada upacara pengibaran bendera saat perayaan 17 Agustus.

Mengikuti berbagai seleksi ketat menjadi paskibraka nasional ada 2014, lantas ia menuju Ibukota Jakarta saat dirinya masih duduk di bangku SMA.

Tentu saja hal itu menjadi pengalaman yang tak pernah terlupakan bagi diri Juan. Pengalaman berkesan itu menjadi awal kesuksesan Juan dalam meniti karirnya.

“ Gue mau nanya nih, pengalaman lu waktu SMA yang paling menarik banget dan enggak paling bisa dilupakan,” tanya dua presenter.

“ Pengalaman ya, pengalaman yang paling berkesan itu waktu jadi mewakili Sulawesi Utara dalam ajang Paskibraka Nasional,” terangnya.

“ Paskibraka Nasional? Yang di Istana itu?” tanya kembali.

“ Iya, yang di Istana,” jawabnya singkat.

Jadi Pembawa Baki

Terpilihnya Juan menjadi pembawa baki merupakan momen paling menegangkan saat dirinya menjadi anggota Paskibraka Nasional. Karena tak satupun orang yang tahu menahu mengenai nama yang tertulis dalam surat keputusan hingga dibacakannya sesaat sebelum Paskibraka bertugas.

“ Jadi apa waktu itu?” tanya salah satu presenter.

“ Waktu itu, alhamdulillah jadi pembawa baki,” jelasnya.

“ Katanya juga membawa baki itu dipilihnya mendadak ya?”

“ Iya jadi kayak semuanya dilatih. Tiba-tiba pas sudah tanggal 17 pagi itu, baru dibacakan surat keputusannya,” jelasnya.

“ Gimana perasaannya?” tanya salahs atu presenter.

“ Kayak enggak bisa ngomong, deg-degan. Karena kan pasti kayak aduh ngambil bendera dari Presiden, naik tangga, kalau blank gimana,” jawabnya sambil mengenang masa lalu.

Kini Jadi Perwira Polri

Setelah lulus SMA, Juan memutuskan mengabdi untuk menjadi abdi negara. Ia memasuki pendidika Akpol dan lulus pada tahun 2020 lalu. Ia mengaku banyak mendapatkan motivasi dari para pembina semasa Pendidikan Paskibraka Nasional.

“ Kakak mau jadi apa ya, yang terbesit di kepala saya adalah cita-cita dua tahun yang lalu pengen jadi Taruna AKpol. Memang keluarga saya itu bukan berlatar belakang dari kepolisian dans ebagainya jadi belum mengenal apa itu Akpol,” ucap Juan menceritakan kisah sebelum ia lulus dari Akpol.

Setelah lulus dari Akpol, Juan telah menjadi perwira pertama Polri. Kini ia menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua alias Ipda.

Sumber: Merdeka.com

Ray sekseeh
Author: Ray sekseeh

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *