Olahraga Marc Marquez Datang, Pembalap Lain Sulit Menang

Marc Marquez Datang, Pembalap Lain Sulit Menang

-

- Advertisment -

SuratNews.ID | Mantan pembalap MotoGP, Dani Pedrosa, menilai bahwa para pembalap tidak akan mempunyai peluang yang besar untuk menang jika Marc Marquez sudah bisa kembali ke lintasan.

Setelah mengalami kecelakaan fatal pada balapan perdana MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol, Marc Marquez harus merelakan diri tidak bisa membela timnya yakni Repsol Honda.

Marc Marquez menjalani masa pemulihan untuk waktu yang cukup lama, menyusul cedera patah tulang lengan kanan akibat kecelakaan yang dia alami tersebut.

Dengan kondisi semacam ini, membuat perjuangan Marc Marquez mempertahankan gelar juaranya semakin sulit, dan bahkan tak menutup kemungkinan akan kehilangan gelarnya itu.

Baca Juga: Francesco Bagnaia: Kami Melihat Marc Marquez Seperti ‘Binatang’

Di sisi lain, sejak absennya rider berjuluk The Baby Alien tersebut, roda kompetisi MotoGP 2020 kian berjalan sengit karena semua pembalap dan tim punya peluang setara untuk menang.

Dari delapan balapan yang telah usai, MotoGP 2020 sudah melahirkan enam pemenang berbeda dengan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) untuk sementara ini menjadi yang terbanyak.

Hilangnya Marc Marquez dari peredaran MotoGP 2020 untuk sementara waktu turut mengundang sorotan Dani Pedrosa yang saat ini menjadi test rider alias pembalap penguji di Red Bull KTM.

Melalui sebuah kesempatan, Dani Pedrosa setuju dengan mayoritas pendapat khalayak umum bahwa tanpa adanya Marc Marquez, kompetisi MotoGP kian menarik dan kompetitif.

Baca Juga: Honda Siap Sambut Kedatangan Marc Marquez Jalani Sisa MotoGP 2020

“Kejuaraan sangat kompetitif, ada rider yang kadang bisa bersaing merebut podium dan pada pekan selanjutnya tidak bisa,” kata Dani Pedrosa, dilansir BolaSport.com dari Tuttomotoriweb.

Pada akhirnya, Marc Marquez masih menjadi pembalap yang sulit dikalahkan, dan para rider lain tidak akan mempunyai kesempatan sebesar ini lagi saat dia sudah comeback alias kembali.

“Tentu tanpa Marc Marquez banyak kesempatan untuk rider lain, namun pada akhirnya dia menjadi satu-satunya, meski selalu naik podium masih akan ada dua tempat kosong lagi,” ucap Pedrosa.

“Dengan adanya Marc Marquez membuat kesempatan untuk meraih kemenangan lebih sempit, sedang tanpanya akan ada lebih banyak persaingan di lintasan,” pungkasnya.

sumber : bolasport.com

(5)

Ray sekseeh
Author: Ray sekseeh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Viral Hadiah Tower Untuk Ultah Istri

Perayaan ulang tahun identik dengan kado. Bagi beberapa orang memberikan kado spesial untuk orang tersayang jadi hal yang wajib dilakukan di hari ulang tahun.

Polisi Tangkap 8 Orang Yang Tergabung Dengan KAMI

Polri menyebut penangkapan 8 orang yang tergabung dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bermula dari percakapan di grup WhatsApp.

Sana Khan Hapus Semua Foto Jejak Keartisan di Sosial Media

Dunia hiburan Bollywood dibuat ramai oleh aktris Sana Khan. Pasalnya secara tiba-tiba ia mengumumkan keputusannya untuk hengkang dari dunia hiburan, mengikuti keputusannya untuk berhijrah.

Jangan Anggap Sepele Nyeri Dada

Adanya rasa nyeri pada dada manusia tidak bisa dianggap remeh karena bisa jadi merupakan gejala dari serangan jantung.
- Advertisement -

Ini Tipe Pria Idaman Ayana Moon

Selebgram hijab asal Korea Selatan, Ayana Jihye Moon atau Ayana Moon mengungkapkan bagaimana kehidupan dia saat ini setelah menjadi mualaf. Dia merasa sangat bahagia, punya banyak teman dan menjadi karakter yang lebih baik.

Ketua KAMI Medan Ditangkap

SuratNews.ID | Anggota Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan ditangkap polisi pada Selasa pagi...

Must read

Viral Hadiah Tower Untuk Ultah Istri

Perayaan ulang tahun identik dengan kado. Bagi beberapa orang memberikan kado spesial untuk orang tersayang jadi hal yang wajib dilakukan di hari ulang tahun.

Polisi Tangkap 8 Orang Yang Tergabung Dengan KAMI

Polri menyebut penangkapan 8 orang yang tergabung dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bermula dari percakapan di grup WhatsApp.
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you