Manchester City Semakin Kokoh

SuratNews.ID | Manchester City semakin kokoh di puncak klasemen Liga Inggris setelah mengalahkan tamunya West Ham dengan skor 2-1, Sabtu (27/2/2021).

Berlangsung di Etihad Stadium, Manchester City sebenarnya sempat ditahan imbang oleh West Ham sebelum turun minum.

Itu terjadi ketika gol dari Ruben Diaz pada menit 30 berhasil dibalaskan oleh Michail Antonio menit 43.

Klub berjuluk The Citizens ini pun baru bisa memastikan kemenangan lewat gol yang dibuat John Stones.

John Stones menjadi pahlawan dengan golnya di babak kedua menit 68 memanfaatkan asisst dari Riyad Mahrez.

Atas hasil ini maka Manchester City meraih kemenangan Liga Inggris yang ke-14 berturut-turut.

Kemenangan ini pun membawa Citizens unggul 13 poin di puncak klasemen, setelah memainkan pertandingan lebih banyak dari Manchester United dan Leicester.

Citizens tak terkalahkan dalam 27 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, dengan rincian 3 meraih imbang dan sisanya berakhir kemenangan.

Mereka sekarang juga memperpanjang rekor kemenangan terlama yang pernah dilakukan oleh tim papan atas di semua kompetisi menjadi 20.

Pep Guardiola pun menyebut capaian ini menjadi prestasi terbesarnya berdasarkan situasi persebaran Covid-19 yang masih terjadi.

Persebaran Covid-19 membuat seluruh tim harus bermain tanpa penggemar dan juga menjalankan aturan protokol kesehatan yang diberlakukan.

“Di periode ini, di era ini, dengan situasi seperti ini, untuk dapat melakukan 20, mungkin itu adalah salah satu pencapaian terbesar dalam karir kami yang pernah terjadi,” kata Pep Guardiola dikutip dari laman Sky Sports.

Fakta Manchester City yang semakin sulit dikalahkan oleh para lawannya ini tak membuat Guardiola jemawa.

Ia pun menyebut bahwa capaian ini belum dapat membuat Citizens untuk memenangkan perburuan gelar.

“Itu tidak berarti meraih gelar, tentu saja, tetapi periode waktu ini, periode terberat di Inggris,” ucap Guardiola.

“musim dingin, [tidak memiliki] istirahat satu minggu selama tiga atau empat bulan, setiap tiga hari dalam satu pertandingan, dengan situasi Covid, situasi cedera.

“Berada di jalur lari seperti ini – menang, menang, menang – berarti kekuatan mental,” sebutnya.

Pelatih asal Spanyol tersebut juga memberikan pandangannya terhadap kemenangan timnya atas West Ham.

Guardiola mengatakan bahwa kemenangan Citizens atas skuad David Moyes merupakan keberuntungan.

Meskipun begitu, keberuntungan kemenangan juga sempat dirasakan Citizens saat mengarungi Liga Inggris.

“Hari ini kami tidak melukis sesuatu permainan yang bagus, tapi ada banyak pertandingan seperti ini dalam satu musim.

“Kami tidak menciptakan banyak, tapi kami tidak kebobolan, tapi itu bagus, stabil,” beber Guardiola.

“Ketika kami berbicara tentang apa yang telah kami lakukan sejauh ini, itu tidak biasa. Itu pengecualian.

“Biasanya Anda kehilangan poin, Anda seri, Anda kalah, itulah normalitas dalam sepakbola,” tandas mantan pelatih Barcelona tersebut.

Terlepas dari hal itu, catatan menarik juga menghampiri Pep Guardiola sebagai pelatih Manchester City.

Dilansir Opta, Pep Guardiola saat ini berhasil menisbatkan diri sebagai pelatih dengan kemenangan tercepat dalam sejarah Liga Inggris.

Guardiola hanya membutuhkan 273 laga saja untuk meraih 200 kemenangan bersama Manchester City.

Penulis: Rochmat Purnomo
sumber: tribunnews.com

Ray sekseeh
Author: Ray sekseeh

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *