Beranda Kesehatan Kebiasaan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Tertular COVID-19

Kebiasaan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Tertular COVID-19

0
8

SuratNews.ID | Pandemi COVID-19 masih berkecamuk di seluruh negara dengan lonjakan kasus dan rawat inap yang terus terjadi. Para ahli mendesak masyarakat untuk tetap rajin mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari penyakit musiman dan virus.

“Saya tahu semua orang bosan dengan COVID, tetapi sekarang bukan waktunya untuk menyerah atau bersikap santai dalam hal perlindungan,” kata Dr. John Whyte, Kepala Petugas Medis dari situs perawatan kesehatan WebMD kepada Fox News.

Whyte mengungkapkan, tanpa disadari ada beberapa hal yang dapat memperburuk pandemi sehingga menyebabkan penularan virus corona baru semakin meluas. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

  1. Bekerja saat Merasa Tak Enak Badan

Jangan berada di sekitar orang -baik di tempat kerja ataupun pergaulan- ketika Anda merasa tidak enak badan. Anda bisa tertular COVID, bahkan sebelum Anda dites positif.

“Jadi dengarkan tubuh Anda. Jika Anda merasa tidak enak badan, tetap di rumah dan istirahat di tempat tidur. Jangan keluar untuk menulari orang lain,” ujar Whyte.

  1. Salah Memakai Masker

Memakai masker dengan cara yang salah juga bisa membuat Anda terpapar virus corona baru.

“Saya telah melihat begitu banyak orang yang tidak menutupi hidung mereka, atau membiarkan masker tergantung di atas dagu. Saya senang Anda memakai masker, tetapi ketika Anda salah memakainya, efektivitasnya turun drastis,” jelas Whyte.

  1. Hindari Antrean Buffet

Mencicipi prasmanan harus dihindari. Anda sering harus menunggu sampai giliran Anda. Orang-orang menyentuh peralatan yang sama.

“Saya akan menunggu sebentar sampai saya tiba di salad bar,” ungkap Whyte.

  1. Pergi ke Acara Besar, Terutama di Dalam Ruangan

Pergi ke acara yang dihadiri 50 orang atau lebih di dalam ruangan, tidak berjarak secara sosial, tanpa masker adalah “permainan” yang berbahaya untuk dimainkan.

“Saya tahu semua orang bosan dengan COVID, tetapi sekarang bukan waktunya untuk menyerah atau bersikap santai dalam pengamanan,” ujar Whyte.

  1. Berasumsi Penyembuhan Sudah Dekat

Jangan terus berpikir akan ada obatnya sebentar lagi. “Meskipun kami telah membuat kemajuan dalam pengobatan dan berbagai vaksin sedang dikembangkan, Anda tetap tidak boleh lengah,” tutup Whyte.
(tsa)

sumber : sindonews.com

(38)

Ray sekseeh
Author: Ray sekseeh

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here