Berita Gara-gara Pandemi dan Berutang, Maskapai Thailand Beralih Jual Gorengan

Gara-gara Pandemi dan Berutang, Maskapai Thailand Beralih Jual Gorengan

-

- Advertisment -

SuratNews.ID | Maskapai penerbangan asal Thailand, THAI Airways International, berencana membuka bisnis waralaba patong-go. Patong-go ialah cemilan berbentuk roti goreng yang tengah populer di Thailand.

Dilansir dari New Straits Times, Minggu (11/10), Thai Airways menyatakan diri bangkrut usai buruknya pengelolaan keuangan yang diperparah kehadiran virus corona. Pengadilan pun memberikan kesempatan waktu untuk melakukan upaya pelunasan utang yang mencapai 332,2 miliar Bath atau setara Rp 157 triiun.

Pejabat Sementara Presiden Direktur THAI, Chansin Treenuchagron, mengatakan roti goreng tengah digemari. Antrean pembeli selalu tampak sejak pagi di toko mereka yang berlokasi di Bangkok.

Berkaca pada hal tersebut, pihak maskapai pun berencana membuka program kemitraan. Satu kotak patong-go berisi 3 tusuk roti goreng seharga 50 baht atau Rp 23.694.

Perusahaan Data Perjalanan, Cirium menemukan bahwa 43 maskapai penerbangan komersial sejak Januari 2020 telah gagal, dibandingkan dengan tahun 2019 dan 2018. Meski sudah mendapat sokongan dana dari pemerintah untuk tetap bertahan, para ahli penerbangan melihat adanya kemungkinan perusahaan penerbangan yang jatuh dalam beberapa bulan ke depan.

“Tanpa campur tangan pemerintah, kami bisa mengalami kebangkrutan massal dalam enam bulan pertama krisis ini,” ungkap analis independen dari Sobie Aviation, Brendan Sobie kepada CNBC.

Sebelum pandemi melanda, Sobie menandaskan bahwa sudah banyak maskapai penerbangan yang memang sudah mulai terseok, tetapi sekarang mereka mendapat “kesempatan” lebih untuk bertahan hidup karena adanya bantuan pemerintah.

Stimulus yang diberikan pemerintah juga dianggap krusial oleh Kepala Konsultan Global Perusahaan Data Perjalanan Cirium, Rob Morris. “Kalau sampai pemerintah sudah turun tangan, artinya memang sedang terjadi hal penting dan tidak ada pilihan lain,” imbuhnya.

sumber : merdeka.com

(9)

Ray sekseeh
Author: Ray sekseeh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Alasan Kenapa Tak Boleh Mengonsumsi Makanan yang Sama Setiap Hari

Bagi banyak orang, makanan yang mereka konsumsi setiap hari terutama pada saat sarapan biasanya sama. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang sama ini dilakukan oleh sejumlah orang.

Solusi Alami Ini Dapat Bantu Cegah Osteoporosis

Osteoporosis menyebabkan melemahnya tulang sehingga ada peningkatan risiko patah tulang, bahkan karena aktivitas yang paling tidak intensif seperti bersin, batuk, atau benjolan kecil.

Sisi Religius Mike Tyson

Sisi religius seorang Mike Tyson yang pernah dijuluki Manusia Terjahat di Muka Bumi selalu dijaganya sejak memutuskan memeluk Islam sebelum dijebloskan ke penjara pada 1992.

Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan di Rumah Selama Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu, termasuk olahraga. Bagi sebagian masyarakat yang gemar berolahraga diluar rumah, kini harus menyiasati untuk tetap membakar kalori meskipun hanya di rumah saja.
- Advertisement -

Alasan BLACKPINK Pakai Bahasa Berbeda-beda dalam Dokumenter Light Up the Sky

Dalam film dokumenter "BLACKPINK: Light Up the Sky", gak semua anggota BLACKPINK memakai bahasa Korea atau bahasa Inggris saat berbicara.

Kebiasaan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Tertular COVID-19

Pandemi COVID-19 masih berkecamuk di seluruh negara dengan lonjakan kasus dan rawat inap yang terus terjadi. Para ahli mendesak masyarakat untuk tetap rajin mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari penyakit musiman dan virus.

Must read

Alasan Kenapa Tak Boleh Mengonsumsi Makanan yang Sama Setiap Hari

Bagi banyak orang, makanan yang mereka konsumsi setiap hari terutama pada saat sarapan biasanya sama. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang sama ini dilakukan oleh sejumlah orang.

Solusi Alami Ini Dapat Bantu Cegah Osteoporosis

Osteoporosis menyebabkan melemahnya tulang sehingga ada peningkatan risiko patah tulang, bahkan karena aktivitas yang paling tidak intensif seperti bersin, batuk, atau benjolan kecil.
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you