Berita Dirjen PHU: Insya Allah 1 November Bisa Umroh

Dirjen PHU: Insya Allah 1 November Bisa Umroh

-

- Advertisment -

SuratNews.ID | Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Nizar Ali menyampaikan, Insya Allah jamaah indonesia bisa berumroh pada 1 November 2020. Kalau, Indonesia termasuk negara yang diizinkan mengirimkan jamaah umroh.

Nizar mengatakan, saat ini yang diperbolehkan masuk arab saudi selain tiga negara sesuai dengan pengumuman General Authority of Civil Aviation (GACA). Tiga negara itu di antaranya India, Brasil, dan Argentina.

“Mengapa? Karena penanganan pandemi Covid-19 dianggap tidak berhasil, Indonesia masih diperbolehkan sehingga Insya Allah pada 1 November sudah bisa (umroh),” kata Nizar saat konferensi pers pada peluncuran Hari Santri 2020 di Kantor Kemenag, Kamis (1/10).

Ia menyampaikan, persiapan Kemenag sekarang sedang menyusun Peraturan Menteri Agama (PMA) terkait dengan protokol umroh. Karena menteri agama sedang terganggu kesehatannya, Insya Allah nanti akan minta masukan menteri agama agar segera protokol umrah ditandatangani.

“Kalau 1 November, kalau Indonesia tidak termasuk dalam negara yang tidak diperbolehkan (ke Arab Saudi) berarti boleh,” ujarnya.

Nizar juga menyampaikan, sekarang sudah ada penerbangan ke Arab Saudi dalam sepekan ada tiga kali penerbangan. Tapi untuk tujuan non umrah, artinya untuk tujuan diplomatik dan bisnis di Arab Saudi.

Nizar juga menyampaikan, sesuai pengumuman resmi yang dirilis Arab Saudi, ada tiga tahap yang dikeluarkan. Pertama, membolehkan warga Arab Saudi dan ekspatriat atau mikimin untuk melaksanakan umrah pada 4 Oktober 2020, tapi terbatas jumlahnya hanya 30 persen.

Kedua, pada 18 Oktober 2020 diperbolehkan warga Arab Saudi dan ekspatriat untuk melaksanakan umrah sebanyak 75 persen. Pada 1 November 2020 sudah membolehkan warga negara asing untuk melaksanakan umrah 100 persen. Tapi ada dua catatan, yakni menunggu perkembangan pandemi Covid-19 dan Kementerian Kesehatan akan merilis negara mana yang diperbolehkan masuk ke Arab Saudi.

sumber : republika.co.id

(0)

Ray sekseeh
Author: Ray sekseeh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Biden Cabut Sejumlah Kebijakan Trump Setelah Dilantik

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, langsung menerbitkan beberapa keputusan presiden yang membatalkan sejumlah kebijakan pendahulunya, Donald Trump, tidak lama usai dilantik.

Sedang Flu Apakah Bisa Disuntik Vaksin Covid-19?

Upaya vaksinasi Covid-19 telah dimulai di beberapa negara, termasuk Indonesia. Banyak orang yang antusias untuk mendapatkan vaksin secepat mungkin.

Listyo Sigit Prabowo Fit and Proper Test ke DPR Ditemani Kapolri

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengantar Komjen Listyo Sigit Prabowo yang akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau Fit and Proper Test calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Rabu (20/1/2021).

Wajib Nonton Nih, 20 Drama Korea Terbaik

Drama korea atau K-drama telah menjadi fenomena di dunia. Setiap saat ada saja drama baru yang keluar dan selalu dinantikan oleh para penggemarnya.
- Advertisement -

Erupsi Gunung Merapi

Gunung Merapi kembali erupsi dan memuntahkan awan panas guguran hari ini. Berdasarkan laporan aktivitas per 6 jam mulai pukul 00.00 hingga 06.00 WIB tercatat ada 3 kali luncuran awan panas.

Rombongan Presiden Jokowi Terjang Banjir di Kalsel

Presiden Jokowi meninjau sungai Martapura dari Jembatan Pakauman, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/1) sekitar pukul 13.30 WITA .

Must read

Biden Cabut Sejumlah Kebijakan Trump Setelah Dilantik

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, langsung menerbitkan beberapa keputusan presiden yang membatalkan sejumlah kebijakan pendahulunya, Donald Trump, tidak lama usai dilantik.

Sedang Flu Apakah Bisa Disuntik Vaksin Covid-19?

Upaya vaksinasi Covid-19 telah dimulai di beberapa negara, termasuk Indonesia. Banyak orang yang antusias untuk mendapatkan vaksin secepat mungkin.
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you