Berita Anggota DPRD Palembang Jadi Bandar Narkoba

Anggota DPRD Palembang Jadi Bandar Narkoba

-

- Advertisment -

SuratNews.ID | Seorang anggota DPRD Palembang berinisial D ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan. D ditangkap lantaran kedapatan membawa 5 kilogram sabu dan ribuan butir pil ekstasi.

Selain D, petugas juga menangkap empat orang yang terdiri dari dua orang perempuan serta tiga laki-laki di kawasan Jalan Riau, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang.

Bandar narkoba Kepala BNN Sumsel Jon Turman Panjaitan menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, D merupakan bandar yang menyuplai narkoba untuk wilayah Sumsel.

Sementara itu, empat tersangka lain merupakan anak buahnya yang bertugas sebagai kurir .

“D ini aktor intelektualnya yang mengatur narkoba. Semestinya seorang anggota Dewan tidak begitu,” kata Jon.

Bawa 5 kilogram sabu pakai motor Saat ditangkap, petugas mendapatkan sabu sebanyak 5 kilogram dari D.

Saat itu, anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Palembang ini membawa sabu dengan menggunakan motor.

Sabu dibungkus kantong plastik bertuliskan laundry. Petugas yang sudah mengintai D langsung menghentikan tersangka dan melakukan penggeledahan, sehingga didapati barang bukti 5 kilogram sabu.

“Laundry itu adalah milik tersangka, sehingga kami langsung melakukan pengembangan lagi,” ujar Jon.

Tempat laundry jadi lokasi penyimpanan Usaha laundry yang dibuka D di Jalan Riau, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, diduga adalah kedok tersangka untuk menutupi bisnis haramnya tersebut.

Sebab, petugas mendapati ribuan butir pil ekstasi di lokasi tersebut ketika dilakukan pengembangan.

Tak hanya itu, empat orang lain yang ada di dalam tempat laundry juga ikut diamankan karena diduga kuat sebagai kurir jaringan D.

“Untuk ekstasi ada ribuan yang ditemukan dalam tempat laundry.

Narkoba ini dibawa tersangka dari Aceh untuk diedarkan ke Palembang serta wilayah Sumsel,” kata Jon.

Jon Turman Panjaitan mengatakan, D merupakan jaringan PO Bus Pelangi.

Seperti diketahui, bos PO Bus Pelangi berinisial F telah ditangkap oleh BNN di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 16 September 2020 lalu.

F ditangkap dengan barang bukti sabu sebanyak 13 kilogram yang disembunyikan di dalam bus.

“Ini pengembangan dari jaringan PO Pelangi. Salah satunya D merupakan jaringan tersebut. D adalah aktor intelektualnya,” kata Jon.

Wakil Ketua DPRD Palembang M Ali Syaban mengatakan, saat ini mereka menyerahkan kasus tersebut ke pihak BNN untuk dilakukan tindak lanjut.

“D sepertinya sudah lama diikuti BNN. Informasi penangkapan D benar. Jadi anggota DPRD itu harus bersih, apalagi narkoba,” kata Ali saat dihubungi.

Mengenai sanksi yang dikenakan, Ali mengaku masih akan melihat peraturan dan regulasi yang mengatur sanksi.

“Sekarang segala sesuatunya kami serahkan ke fraksi yang bersangkutan,” ujar Ali.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Selatan Dodi Reza Alex menyatakan kekecewaannya terhadap D.

Dodi menyebut bahwa D merupakan kader muda mereka yang telah terpilih sebagai anggota DPRD Kota Palembang periode 2019-2024.

“Ini kejahatan luar biasa, (D) langsung diberhentikan dari partai,” kata Dodi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (22/9/2020).

Menurut Dodi, tindakan yang dilakukan oleh D telah mencoreng nama baik Partai Golkar yang mengantarkannya duduk di kursi legislatif.

Pihak partai akan menunggu proses hukum terhadap D. “Kami akan lebih selektif memilih kader. Pasti diganti jika bersalah,” kata Dodi.

Residivis narkoba Jon Turman Panjaitan mengatakan, dari hasil penyelidikan diketahui bahwa D merupakan seorang residivis kasus narkoba.

D pernah menjalani hukuman penjara selama 1 tahun pada 2012 lalu. “D ini adalah seorang mantan residivis.

Tahun 2012 pernah ditangkap waktu masih kuliah, divonis 1 tahun. Informasi itu masuk setelah kita melakukan penyelidikan,” kata Jon kepada wartawan.

sumber : kompas.com

(0)

Ray sekseeh
Author: Ray sekseeh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Hasil dan Klasemen Liga Inggris, The Big Six Tercecer

Skor langka akhirnya muncul pada laga Liga Inggris 2020-2021, Senin (19/10/2020). Klasemen Premier League pun dikejutkan dengan posisi The Big Six yang tercecer.

Saudari Kembar Tak Sengaja Bertemu di TikTok

Terpisah sekira 20 tahun, Trena Mustika (24) warga Kampung Cipaingeun, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menemukan saudari kembarnya lewat aplikasi TikTok.

Nama Jalan Presiden Joko Widodo Diresmikan di UAE

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) meresmikan nama jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi, Senin 19 Oktober 2020.

Lisa BLACKPINK sebagai Global Brand Ambassador MAC

Brand makeup profesional, M.A.C Cosmetics, resmi menunjuk personel idol grup K-Pop Blackpink, Lalisa Manobal atau yang lebih dikenal sebagai Lisa Blackpink sebagai idol K-Pop wanita pertama yang ditunjuk sebagai global brand ambassador mereka mulai Oktober dengan kerja sama jangka panjang.
- Advertisement -

Pemerintah Belanda Cari Warga Indonesia Pemilik Berlian 36 Karat

Pemerintah Belanda siap melacak pemilik ribuan benda bersejarah yang dirampas dari daerah bekas jajahan.

Kemungkinan Virus Corona Bisa Pengaruhi Mata Hasil Studi

Covid-19 merupakan penyakit yang diakibatkan oleh virus corona jenis baru yang menyerang sistem pernapasan. Namun, ada indikasi bahwa Covid-19 dapat memengaruhi berbagai organ dan bagian tubuh, termasuk mata.

Must read

Hasil dan Klasemen Liga Inggris, The Big Six Tercecer

Skor langka akhirnya muncul pada laga Liga Inggris 2020-2021, Senin (19/10/2020). Klasemen Premier League pun dikejutkan dengan posisi The Big Six yang tercecer.

Saudari Kembar Tak Sengaja Bertemu di TikTok

Terpisah sekira 20 tahun, Trena Mustika (24) warga Kampung Cipaingeun, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menemukan saudari kembarnya lewat aplikasi TikTok.
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you