Berita Ada Tindak Pidana di Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

Ada Tindak Pidana di Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

-

- Advertisment -

SuratNews.ID | Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo membeber hasil kerja jajarannya dalam mengungkap kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung).

Menurut Sigit, ada tindak pidana dalam insiden kebakaran di gedung Korps Adhyaksa yang terletak di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu.

Sigit menyampaikan hal itu dalam jumpa pers usai gelar perkara kasus kebakaran gedung Kejagung di Mabes Polri, Kamis (17/8).

Menurut dia, penelitian Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) memastikan pemicu kebakaran gedung Kejagung bukanlah korsleting, melainkan nyala api terbuka.

“Sementara penyidik berkesimpulan dapat dugaan peristiwa pidana,” ujar Sigit.

Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu menuturkan, ada beberapa orang yang mengerjakan renovasi di gedung Kejagung.

Namun saat api muncul, para pekerja itu tak mampu memadamkannya.

“Kemudian kami dapati juga fakta dan saksi yang diketahui berusaha memadamkan kebakaran, namun tidak didukung infrastruktur, kemudian api makin membesar,” papar Listyo.

Polri Gelar Perkara Undang Ahli Lebih lanjut Sigit mengatakan, Bareskrim telah melakukan ekspose kasus itu dengan melibatkan unsur Kejagung.

Melalui gelar perkara itulah Polri memutuskan menaikkan penyelidikan kasus kebakaran Kejagung ke tahap penyidikan.

“Kami sepakat untuk meningkatkan penyelidikan menjadi penyidikan,” ujarnya.

Mantan Kapolda Banten itu menambahkan, Bareskrim telah menindaklanjuti temuan Puslabfor dengan memeriksa 131 saksi.

Sigit menegaskan, ada peristiwa pidana yang memenuhi ketentuan Pasal 187 KUHP dalam insiden kebakaran gedung Kejagung.

“Pasal 187 (berbunyi) barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran dengan hukuman maksimal 12 sampai 15 tahun bahkan seumur hidup kalau ada korban.

Kemudian Pasal 188 barang siapa dengan sengaja atau kealpaan hukuman maksimalnya lima tahun,” urainya.

Selain itu Sigit memastikan penyidik akan terus melakukan pendalaman untuk menentukan tersangka dalam kasus itu.

“Tentunya kami akan segera melakukan penyidikan untuk bisa meningkatkan saksi potensial menjadi tersangka dengan secepatnya,” tegas mantan Kapolda Banten ini.

Pada kesempatan sama Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Fadil Zumhana mengapresiasi kerja keras Polri dalam mengusut kasus kebakaran tersebut.

”Kami apresiasi kerja keras dar Bareskrim dalam mengungkap peristiwa atas kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Peristiwa ini diangkat menjadi suatu peristiwa pidana hari ini berdasarkan gelar perkara,” ujar dia.(cuy/jpnn)

sumber : jpnn.com

(0)

Ray sekseeh
Author: Ray sekseeh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Alasan BLACKPINK Pakai Bahasa Berbeda-beda dalam Dokumenter Light Up the Sky

Dalam film dokumenter "BLACKPINK: Light Up the Sky", gak semua anggota BLACKPINK memakai bahasa Korea atau bahasa Inggris saat berbicara.

Kebiasaan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Tertular COVID-19

Pandemi COVID-19 masih berkecamuk di seluruh negara dengan lonjakan kasus dan rawat inap yang terus terjadi. Para ahli mendesak masyarakat untuk tetap rajin mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari penyakit musiman dan virus.

Hasil Lengkap Liga Champions

Raja gol veteran Lazio, Ciro Immobile, mengalahkan raja gol muda Borussia Dortmund, Erling Haaland, untuk memastikan klub-klub Italia meraih hasil sempurna pada hari pertama matchday 1 Liga Champions, Rabu (21/10/2020) dini hari WIB.

Jamuan Makan Siang 2 Jenderal Polisi Tersangka Kasus Djoko Tjandra

Berseragam kepolisian, Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo tampak tersenyum di depan meja makan yang penuh piring berisi ragam makanan dan juga air mineral.
- Advertisement -

Indonesia Tolak Proposal AS Mendaratkan Pesawat Pengintai

Indonesia tahun ini menolak proposal Amerika Serikat untuk mengizinkan pesawat pengawas maritim P-8 Poseidon

Timnas Indonesia U-19 vs Hajduk Split U-19: Skor 4-0

Timnas Indonesia U-19 menghajar Hajduk Split dengan skor 4-0 di Stadion Sloga Mravince, Kroasia, Selasa (20/10/2020) sore WIB.

Must read

Alasan BLACKPINK Pakai Bahasa Berbeda-beda dalam Dokumenter Light Up the Sky

Dalam film dokumenter "BLACKPINK: Light Up the Sky", gak semua anggota BLACKPINK memakai bahasa Korea atau bahasa Inggris saat berbicara.

Kebiasaan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Tertular COVID-19

Pandemi COVID-19 masih berkecamuk di seluruh negara dengan lonjakan kasus dan rawat inap yang terus terjadi. Para ahli mendesak masyarakat untuk tetap rajin mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari penyakit musiman dan virus.
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you