5 Pebola Voli Putri Berhijab yang Jadi Andalan Team Voli Indonesia

SuratNews.ID | Hijab tidak menghalangi atlet putri berprestasi mengharumkan nama Indonesia dalam pentas internasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, cabang olahraga voli memiliki sederet atlet putri yang berhijab dan aksinya tetap memukau di lapangan.

Beberapa pebola voli diantaranya bahkan kerap memperkuat Indonesia dalam SEA Games. Berikut 5 pebola voli putri berhijab yang menjadi andalan Indonesia. Hijab tidak menghalangi atlet putri berprestasi mengharumkan nama Indonesia dalam pentas internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, cabang olahraga voli memiliki sederet atlet putri yang berhijab dan aksinya tetap memukau di lapangan. Beberapa pebola voli diantaranya bahkan kerap memperkuat Indonesia dalam SEA Games. Berikut 5 pebola voli putri berhijab yang menjadi andalan Indonesia.

1. Wilda Siti Nurfadilah Sugandi
Wilda Siti Nurfadilah Sugandi sudah menjadi langganan sebagai pemain timnas boli voli putri Indonesia sejak SEA Games 2011.
Pada SEA Games 2019 di Filipina, Wilda mengembah tugas sebagai kapten tim dan membawa medali perunggu untuk Indonesia.
Perempuan kelahiran 7 Februari 1995 ini berposisi sebagai quicker. Selain memiliki pukulan tajam, Wilda juga memiliki hobi bernyanyi dan bermain ukulele.

Wilda memutuskan berhijab sejak 2016. Meski berhijab, penampilannya di lapangan tetap memukau.
Dia juga memiliki jumlah pengikut cukup banyak dan menjajal beragam bisnis, salah satunya bisnis hijab.
Wilda juga aktif dalam kegiatan sosial. Belum lama ini dia menghimpun dana untuk korban terdampak Covid-19.

2. Tri Retno Mutiara

Perempuan yang akrab disapa Tiara ini sudah sering memperkuat Indonesia pada multi ajang SEA Games. Tiara bahkan turut mengantar Merah Putih meraih keping medali perak pada SEA Games 2017 di Malaysia.

Kelahiran Cirebon 16 November 1997 ini mulai mengikuti Proliga sejak 2013.Saat pertama kali terjun ke olahraga voli, ia belum mengenakan hijab. Namun kini setelah berhijab, pemain setter ini tetap tampil menawan.

Tiara memiliki chanel YouTube pribadi yang digunakan untuk membagikan berbagai informasi menarik. Tiara juga meluangkan diri untuk traveling ke berbagai destinasi menarik di Indonesia dan mancanegara.

Belum lama ini tepatnya pada 5 April, Tiara baru saja melepas masa lajang dengan kiper Borneo FC, Mochammad Dicky Indrayana di tengah pandemi Covid-19.

3. Hany Budiarti

Pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Hany Budiarti menjadi salah satu pemain debutan Indonesia yang berhasil tampil gemilang.

Di luar aktivitas sebagai pebola voli putri, Hany adalah seorang prajurit TNI Angkatan Udara (AU) berpangkat Sersan II.

Perempuan kelahiran 1996 itu pertama kali tampil pada SEA Games 2017. Pada SEA Games 2019, dia juga memperkuat Indonesia dan meraih medali perunggu.

4. Megawati Hangestri

Megawati Hangestri adalah salah satu bintang tim bola voli Indonesia saat menghadapi Vietnam pada laga semifinal SEA Games 2017. Indonesia memenangi laga di Hall 11 MITEC ini dengan 3-2 (18-25, 25-21, 29-27, 15-25, 15-13). Hasil ini mengantar pasukan Merah Putih ke babak final untuk menghadapi Thailand.

Mega menjadi penyumbang poin terbanyak bagi Indonesia yaitu 23, lebih banyak satu angka dibanding seniornya, Aprilia Manganang. Indonesia akhirnya meraih medali perak pada SEA Games 2017 setelah dikalahkan Thailand.

Bagi Mega, ini merupakan SEA Games pertamanya. Mega merupakan pemain kelahiran Jember, Jawa Timur. Pada 20 September 2017, dia baru akan genap berusia 18 tahun. Dibanding pemain Indonesia lain, Mega merupakan yang paling tinggi (185 cm).
Pada SEA Games 2019, Mega mengantar Indonesia meraih medali perunggu.

5. Nandita Ayu Salsabila

Nandita Ayu Salsabila tumbuh di keluarga yang berprofesi sebagai atlet. Bapaknya, Sudirman adalah mantan pesepak bola dan Ibunya mantan pemain voli.

Ayu mulai mengenal voli sejak masih duduk di Sekolah Dasar (SD). Penampilannya yang memukau ketika mengikuti kejuaraan nasional saat duduk di kelas 2 SMP, membuat dia terpilih untuk mengikuti ASEAN School Games 2012 di Thailand.

Ayu selanjutnya dipanggil untuk membela Timnas Indonesia pada SEA Games Myanmar 2013 dan menjadi bagian timnas Indonesia yang meraih medali perak SEA Games 2017.

Pada SEA Games 2019, pemain kelahiran 12 Juli 1997 ini absen karena baru saja melahirkan. Ayu merupakan istri dari atlet voli putra Indonesia, Aji Maulana.

sumber : bolasport.com

dedi wahyu
Author: dedi wahyu

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *