Berita Terkini

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: berita

    Filename: views/sidebar.php

    Line Number: 74

    Backtrace:

    File: /home/u816098388/domains/suratnews.id/public_html/application/views/sidebar.php
    Line: 74
    Function: _error_handler

    File: /home/u816098388/domains/suratnews.id/public_html/application/views/template.php
    Line: 84
    Function: view

    File: /home/u816098388/domains/suratnews.id/public_html/application/controllers/Home.php
    Line: 308
    Function: view

    File: /home/u816098388/domains/suratnews.id/public_html/index.php
    Line: 320
    Function: require_once

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/sidebar.php

    Line Number: 74

    Backtrace:

    File: /home/u816098388/domains/suratnews.id/public_html/application/views/sidebar.php
    Line: 74
    Function: _error_handler

    File: /home/u816098388/domains/suratnews.id/public_html/application/views/template.php
    Line: 84
    Function: view

    File: /home/u816098388/domains/suratnews.id/public_html/application/controllers/Home.php
    Line: 308
    Function: view

    File: /home/u816098388/domains/suratnews.id/public_html/index.php
    Line: 320
    Function: require_once

mediaindonesia.com

Normalisasi Sungai di Jakarta Tidak Berjalan Penyebab Banjir

ahmadaja 08 Januari 2020 | 23:56:56 banjir-jakarta

Menteri Basuki Hadimuljono mengungkapkan, salah satu penyebab utama banjir di kawasan Jabodetabek adalah normalisasi sungai Ciliwung yang tidak berjalan cepat.

Dari total 33,9 kilometer target normalisasi, hingga saat ini baru terealisasi sepanjang 16 kilometer.

"Maaf Pak Gunernur, dalam penyusuran Sungai Ciliwung, yang sudah dinormalisasi 16 kilometer itu aman dari luapan, yang belum dinormalisasi tergenang," ujar Basuki di Jakarta, Rabu (1/1).

Basuki pun memastikan akan segera berdiskusi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyelesaikan program tersebut demi mencegah banjir yang lebih besar di masa mendatang.

"Karena menurut BMKG, Februari-Maret curah hujan akan lebih besar dari sekarang," tuturnya.

Basuki mengatakan, salah satu hal yang menjadi kendala dalam menormalisasi Ciliwung adalah keengganan masyarakat yang tinggal di sepanjang sungai untuk dipindahkan ke lokasi lain yang lebih aman.

"Sekarang rumah itu bukan di bantaran, tapi di palung sungai. Memang ini bukan hal mudah, tapi harus dilakukan agar banjir tidak terus terulang," jelas dia.

Menanggapi pernyataan Basuki, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan upaya normalisasi adalah langkah yang sia-sia.

Menurutnya, selama air dari kawasan selatan yakni Bogor, Jawa Barat, dibiarkan masuk ke Jakarta, apapun program yang dilakukan di ibu kota tidak akan bisa mencegah terjadinya banjir.

"Selama air dibiarkan dari kawasan selatan masuk ke jakarta, tidak ada pengendalian dari selatan, apapun yang kita kerjakan di kawasan pesisir termasuk jakarta, tidak akan bisa mengendalikan air," ucap dia.(OL-11)

Related Post